Pendidikan Karakter
Sahabat Nabi pada Pengusaha-pengusaha Muda
Pengusaha merupakan ujung tombak dari
perekonomian suatu bangsa. Jumlah pengusaha merupakan cerminan dari kemajuan
perekonomian suatu negara. Lazimnya, semakin besar jumlah pengusaha di suatu
negara, semakin maju dan stabil perekonomian negara tersebut. Pertambahan
jumlah pengusaha juga berkorelasi positif dengan bertambahnya jumlah lapangan
pekerjaan, pertambahan pendapatan negara, dan peningkatan tingkat kesejahteraan
masyarakat.
Hal yang harus juga harus ditumbuhkan
seiring dengan bertambahnya jumlah pengusaha di sebuah negara adalah pendidikan
karakter pada pengusaha. Jika memang pengusaha adalah ujung tombak, tentu jauh
lebih baik juga ujung tombak tersebut benar-benar tajam. Ibaratnya, ujung
tombak yang telah diasah adalah pengusaha yang telah mempunyai karakter yang
baik yang benar-benar bisa menjadi andalan suatu bangsa.
Dewasa ini dapat kita lihat sendiri,
banyak pengusaha-pengusaha yang justru malah merusak bangsa ini. Bukannya
menambah laju perekonomian bangsa, justru malah merusaknya dari dalam. Sebagai
contohnya adalah kasus-kasus illegal
loging yang terjadi di berbagai hutan di Indonesia. Itu merupakan perbuatan
pengusaha-pengusaha yang berkarakter buruk. Ujung tombak yang malah menjadi
senjata makan tuan.
Hal tersebut semakin menekankan bahwa
pendidikan karakter pada pengusaha sudah sangatlah wajib dilakukan. Pendidikan
karakter pada pengusaha muda sudah dilakukan oleh Kampus Bisnis Umar Usman yang
menjadikan karakter sahabat Nabi Muhammad, yaitu Umar dan Usman sebagai role model. Sebagai bagian dari generasi
terbaik ummat ini, Umar dan Usman dapat menjadi contoh yang baik bagaimana
semestinya seorang pengusaha bergaul, bekerja, dan berderma. Kampus Umar Usman
menekankan kultur tanggungjawab, disiplin, dan peduli sebagai nilai-nilai yang
harus dibawa oleh mahasiswa Kampus Bisnis Umar Usman sampai akhir hayat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar