Bisnis atau perdagangan
merupakan suatu hal yang sangat terpuji dalam Islam. Banyak ayat dan hadist
Nabi Muhammad yang menyebutkan tentang perdagangan, bahkan Nabi Muhammad sendiri
adalah seorang pedagang handal, pebisnis sukses yang sangat disegani. C.C
Torney dalam The Commercial Theological Term in the Quran mengatakan bahwa Al-Qur’an
menyebutkan dan menjelaskan terminologi tentang norma-norma perdagangan memakai
20 terminologi bisnis dan bahkan diulang-ulang sebanyak 720 kali. Ini menandakan
bahwa pentingnya dan terpujinya bisnis dalam Islam.
Hadist juga seringkali
menyebutkan tentang bisnis. Dan salah satu yang terkenal adalah hadist yang
diriwayatkan oleh Muadz bin Jabal.
Dari Muadz bin Jabal, bahwa
Rasulullah SAW bersabda, “sesungguhnya sebaik-baik usaha adalah usaha
perdagangan yang apabila mereka berbicara tidak berdusta, jika berjanji tidak
menyalahi, jika dipercaya tidak berkhianat, jika membeli tidak mencela produk,
jika menjual tidak memuji-muji dagangan, jika berhutang tidak melambatkan
pembayaran, jika memiliki piutang tidak mempersulit. (H.R Baihaqi) dan dalam
riwayat lain, “ Hendaklah kamu berdagang, karena didalamnya terdapat 90% pintu
rezeki (H.R Ahmad)
Terpujinya bisnis dan
perdagangan dalam Islam juga terkait dengan aturan-aturan yang Islam ajarkan
dalam berbisnis. Etika-etika yang harus dipatuhi pebisnis, dan juga anjuran dan
larangan dalam berbisnis menurut Islam.
Sudah seyogyanya, bagi
seorang pebisnis jika ingin terpuji dan sukses hendaklah ia mengikuti apa-apa
yang sudah diatur oleh Al-Quran dan Hadist. Sebab itu dalam belajar berbisnis
sebaiknya pebisnis muslim menambah ilmu di tempat yang mengajarkan aplikasikan
ilmu bisnis secara syar’ie. Salah satu tempat terbaik untuk belajar hal
tersebut adalah Kampus Bisnis Umar Usman. Di Kampus Bisnis Umar Usman diajarkan
bagaimana cara berbisnis yang tidak hanya mementingkan Dunia tapi juga Akherat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar