Teori
atau praktek, manakah yang lebih penting dari kedua metode tersebut?
Banyak orang berlomba mencari ilmu sebagai landasan teori supaya hidup punya pedoman atau ketika berbisnis juga punya pedoman. Tetapi kenyataannya, jika hanya teori tentu akan sulit pada prakteknya bahkan ujung-ujungnya seringkali teori tersebut malah tidak dipraktekkan.
Anomali yang terjadi dilapangan justru malah sedikit unik. Banyak orang hanya sedikit tahu teori, akan tetapi karena sering praktek justru malah orang-orang ini yang mendulang kesuksesan. Silahkan boleh dibuktikan dengan melihat pada banyaknya juragan kaya di sekitar daerah anda. Atau silahkan lihat bukti nyata dari juragan ikan yang kaya raya dari Jember. Dia malah tidak bisa baca tulis. Haji sukri yang hanya lulusan dasar saja. Sekarang dia adalah seorang Milliarder yang sejak awal merintis sudah full praktek dengan sedikit teori.
Sebenarnya keduanya sama penting. Teori mendukung praktek, dan praktek mendukung pada pemantapan teori. Namun yang ingin saya titik beratkan adalah, bahwa dalam hal berbisnis atau berwirausaha, jika melakukan banyak praktek akan semakin bagus. Dalam berbisnis, prinsip belajar learning by doing akan lebih efektif dan akan lebih cepat terlihat hasilnya.
Lalu adakah tempat yang mengajarkan bisnis dengan full praktek? Tentu saja ada. Kampus Bisnis Umar Usman tempatnya. Kampus yang didirikan oleh Dompet Dhuafa ini menekankan praktek lebih banyak dari pada teori dengan perbandingan 70% dan 30%. Kurikulum seperti ini sudah berdasarkan pada pertimbangan dan hasil riset tersendiri tentang bagaimana cara terefektif untuk mencetak pengusaha-pengusaha handal. Sebagai contoh, dalam kurikulum Umar Usman terdapat banyak sekali bussiness competition antara sesama mahasiswa? Mengapa demikian? Hal ini dimaksud untuk menggambar dunia bisnis asli yang penuh dengan kompetisi. Mahasiswa dituntut untuk selalu kreatif dan responsif terhadap persaingan yang berlaku.
Banyak orang berlomba mencari ilmu sebagai landasan teori supaya hidup punya pedoman atau ketika berbisnis juga punya pedoman. Tetapi kenyataannya, jika hanya teori tentu akan sulit pada prakteknya bahkan ujung-ujungnya seringkali teori tersebut malah tidak dipraktekkan.
Anomali yang terjadi dilapangan justru malah sedikit unik. Banyak orang hanya sedikit tahu teori, akan tetapi karena sering praktek justru malah orang-orang ini yang mendulang kesuksesan. Silahkan boleh dibuktikan dengan melihat pada banyaknya juragan kaya di sekitar daerah anda. Atau silahkan lihat bukti nyata dari juragan ikan yang kaya raya dari Jember. Dia malah tidak bisa baca tulis. Haji sukri yang hanya lulusan dasar saja. Sekarang dia adalah seorang Milliarder yang sejak awal merintis sudah full praktek dengan sedikit teori.
Sebenarnya keduanya sama penting. Teori mendukung praktek, dan praktek mendukung pada pemantapan teori. Namun yang ingin saya titik beratkan adalah, bahwa dalam hal berbisnis atau berwirausaha, jika melakukan banyak praktek akan semakin bagus. Dalam berbisnis, prinsip belajar learning by doing akan lebih efektif dan akan lebih cepat terlihat hasilnya.
Lalu adakah tempat yang mengajarkan bisnis dengan full praktek? Tentu saja ada. Kampus Bisnis Umar Usman tempatnya. Kampus yang didirikan oleh Dompet Dhuafa ini menekankan praktek lebih banyak dari pada teori dengan perbandingan 70% dan 30%. Kurikulum seperti ini sudah berdasarkan pada pertimbangan dan hasil riset tersendiri tentang bagaimana cara terefektif untuk mencetak pengusaha-pengusaha handal. Sebagai contoh, dalam kurikulum Umar Usman terdapat banyak sekali bussiness competition antara sesama mahasiswa? Mengapa demikian? Hal ini dimaksud untuk menggambar dunia bisnis asli yang penuh dengan kompetisi. Mahasiswa dituntut untuk selalu kreatif dan responsif terhadap persaingan yang berlaku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar