Rasullah SAW telah mengenal
bisnis semenjak beliau kecil. Bisnis atau usaha beliau yang pertama dimulai
dari menggembala kambing. Perlahan tapi pasti, lalu bisnis Rasulullah naik
terus ke tingkat yang lebih tinggi lagi. Pada saat umur Rasulullah SAW 12,
beliau sudah diajak pamannya, yakni Abu Thalib untuk berniaga ke Neger Syam. Disitulah
awal mula Rasullah mulai belajar bisnis secara serius. Selanjutnya ketika
berusia 17 tahun, Nabi Muhammad sudah mendapatkan mandat penuh untuk
menjalankan perdagangan Abu Thalib, reputasinya yang bagus dan tanpa cacat
membuatnya banyak dipercaya dan pada usia 20 tahun, Rasulullah sudah berhasil
menguasai perdangan di jamannya.
Bagaimana sih Rasulullah
bisa seperti itu? Apa rahasianya? Berikut adalah beberapa rahasia yang
Rasulullah terapkan dalam kehidupan sehingga memberikan efek besar dalam karir
dan bisnis Rasulullah.
1. Kejujuran. Kejujuran adalah sesuatu yang
sangat penting, sangat vital dan fundamental. Rasulullah selalu jujur dalam
setiap perkataan dan perbuatannya. Rasulullah seringkali melarang pada
distributor untuk menaruh barang yang buruk/jelek dalam dagangan yang akan
Rasulullah bawa. Beliau selalu memberikan barang dagangan sesuai dengan keadaan
aslinya dan selalu yang terbaik bagi konsumen Beliau
2. Berprinsip Ketuhanan. Maksudnya dalam
menjalankan bisnis, Rasulullah selalu sadar kalau dirinya diawasi oleh Allah
SWT dan ia sadar bahwa Dirinya hanyalah Makhluk. Ia menjalankan bisnis dengan
menjauhi apa yang Allah larang, seperti Riba dsb.
3. Bertanggung jawab. Bertanggung jawab tidak
hanya pada partner bisnis dan juga atasan. Bertanggung jawab juga kepada Allah
SWT.
4. Niat yang baik. Tidak hanya mengejar
keuntungan, namun lebih penting ditujukan untuk menolong orang lain. Sharing and giving.
5. Berani bermimpi besar dan mau berusaha
mewujudkannya.
6. Personal branding yang baik. Nama baik selalu
membuat orang-orang mau bekerja sama dengan Beliau.
Hal-hal diatas adalah beberapa rahasia berbisnis ala Nabi yang insyaa Allah sudah terbukti berhasil.
Namun sayangnya, akhir-akhir
ini nilai-nilai yang Nabi ajarkan dalam berbisnis mulai mengendur dari para
pebisnis. Keuntungan sudah menjadi fokus utama kebanyakan pebisnis sekarang. Sebab
itu, akan lebih baik jika sejak dini, para pengusaha sudah ditanamkan
nilai-nilai berbisnis secara islami. Salah satu tempat yang mengajarkan
nilai-nilai tersebut adalah kampus bisnis umar usman. Di Kampus Bisnis Umar Usman,
diajarkan bagaimana prophetic bussiness ala
Nabi Muhammad. Selain itu yang paling penting, di Kampus Bisnis Umar Usman full
praktek. Tidak hanya teori.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar